post

Putra Mahkota Kerajaan Arab Saudi Berencana Membeli United

Kali pertama didirikan pada tahun 1878 yang mana merupakan sebuah tim sepakbola yang berisikan para pekerja di Lanchashire dan Yorkshire Railway di Newton Heat dengan nama Newton Heath LYR Football Club, Manchester United Football Club atau Manchester United adalah klub pertama yang didirikan dengan basis di Old Trafford, Greater Manchester.

Newton Heath LYR Football Club akhirnya memisahkan diri dari perusahaan kereta api tersebut dan dimiliki secara perseorangan sampai lebih dari 100 tahun lamanya. Setelah selamat dari kebangkrutan di tahun 1902, akhirnya Newton Heath LYR Football Club mengganti namanya menjadi Manchester United Football Club.

Setelah dibukanya IPO pada tahun 1990, akhirnya dari tahun 2003 sampai dengan 2005, Malcolm Glazer berhasil menguasai 98 persen saham dari Manchester United. Dikarenakan hal itu maka Glazer adalah menduduki urutan tertinggi di manajerial Manchester United. Sayangnya, mayoritas suporter loyal Manchester United tidak menyukai keberadaan Glazer di tim.

Bahkan pada tahun 2010 lalu, ada sebuah kelompok suporter Manchester United yang cukup kaya raya yang diistilahkan dengan nama Red Knights berupaya mengambil alih tim dari tangan Glazer dan menyerahkan kepemilikannya ke suporter. Sayangnya hal tersebut akhirnya menemui kegagalan.

Lama tidak terdengar kabar akan penolakan dan demonstrasi yang dilakukan oleh para suporter terhadap Glazer, baru-baru ini terdengar kabar bahwa ada seorang investor kaya raya sekaligus menjabat sebagai Wakil Perdana Menteri, Menteri Pertahanan, Ketua Dewan Urusan Ekonomi dan Pembangunan dan satu lagi jabatan yang tersohor yang digenggamnya adalah Putra Mahkota Arab Saudi, yaitu Mohammad bin Salman bin Abdulaziz Al Saud berencana untuk membeli Manchester United.

Memang tidak disebutkan alasan utama dari wacana pembelian saham Manchester United itu, namun ada kabar bahwa Mohammad bin Salman yang merupakan anak dari Raja Salman ingin menyaingi rivalnya dari Timur Tengah yang juga menjabat sebagai salah satu politisi di Uni Emirat Arab dan juga menguasai Abu Dhabi,  HH Sheikh Mansour bin Zayed bin Sultan Al Nahyan yang menjadi pemilik dari Manchester City atau juga bersaing dengan pemilik Paris Saint-Germain yang berasal dari Qatar.

Manchester United

Secara umum, nilai jual dari Manchester United sendiri, jika Glazer berniat menjualnya adalah sebesar lebih dari GBP3 miliar, namun kekayaan keluarga Mohammad bin Salman sendiri adalah sekitar GBP850 miliar. Jadi dapat dikatakan berapapun harga yang diminta oleh Glazer, Mohammad bin Salman akan dapat menyanggupinya. Terlebih lagi Mohammad bin Salman berkeinginan untuk berinvestasi di sepakbola setelah berhasil menginvestasikan uangnya di cabang olahraga lain, Formula One dan WWE.

Tentunya jika wacana tersebut benar-benar dapat terwujud, maka akan ada banyak suporter dari Manchester United yang bakal memberikan dukungan kepada Mohammad bin Salman agar Glazer segera angkat kaki dari tim Setan Merah itu.

Dengan kekayaan sebesar itu, maka Mohammad bin Salman dapat mencukupi atau bahkan mengucurkan dana yang tidak sedikit hanya untuk dapat mengelola Manchester United serta membeli pemain sekelas apapun di dunia. Dan tentunya, Glazer kemungkinan besar tidak akan menolak tawaran dari Mohammad bin Salman jika benar-benar sang Putra Mahkota Arab Saudi itu ingin mewujudkan ambisinya.

Jika nantinya benar-benar terwujud, maka Manchester United akan menjadi tim ke-5 di ranah Inggris Raya yang dimiliki oleh saudagar dari Asia dan Timur Tengah. Sebelumnya ada Fulham, kemudian Sheffield United, Everton dan Manchester City.