post

Presiden La Liga Tegaskan, Tidak Ada yang Merindukan Ronaldo

Secara mengejutkan, di bursa transfer musim panas pada bulan Agustus 2018 kemarin, bintang Real Madrid dan juga menjadi salah satu icon dari La Liga Spanyol, Cristiano Ronaldo memutuskan untuk hengkang dari Santiago Bernabeu dan menerima tawaran dari Juventus untuk berlaga di Liga Serie A Italia.

Dengan hilangnya Ronaldo dari La Liga, maka sempat ada kekhawatiran bahwa liga tersebut akan kembali menurun popularitasnya karena tidak ada lagi rivalitas antara pemain yang berjudul CR7 itu dengan bintang Barcelona, Lionel Messi.

Bahkan seorang Presiden Barcelona, Josep Maria Bartomeu, pun yang notabene adalah pimpinan dari tim yang menjadi rival mantan klub Ronaldo, Real Madrid, itu mengatakan bahwa kepergian pemain tersebut adalah salah satu hal yang dapat menurunkan popularitas liga.

“Kepergiannya membuat liga sepakbola di negeri ini menurun popularitasnya. Saya pribadi tidak terlalu memikirkan atau bahkan peduli dengan Real Madrid akan menjadi lemah karena ditinggalkannya, namun saya lebih mengatakan bahwa liga ini (La Liga Spanyol) akan sulit untuk dapat bersaing dengan liga-liga besar, seperti salah sautnya Liga Premier Inggris yang berisikan klub-klub dengan pendanaan besar,” kata Bartomeu.

Namun seiring dengan berjalannya waktu, justru Presiden La Liga Spanyol, Javier Tebas, seakan menyindir Ronaldo dengan mengatakan bahwa ada atau tidaknya pemain asal Portugal itu, La Liga tetap akan berjalan dengan menarik. Bahkan Tebas juga mengatakan bahwa tidak ada imbas apapun dari kepergian Ronaldo dari La Liga.

Tidak berhenti di situ saja, Tebas juga menegaskan bahwa sekarang ini banyak publik Spanyol yang menjadi suporter dari tim-tim yang berlaga di La Liga sudah melupakan bintang peraih Ballon d’Or tersebut dan juga tidak ada yang merindukannya sama sekali. Tebas mengatakan bahwa tanpa adanya Ronaldo, La Liga tetap memiliki banyak icon lain yang siap bersinar dan membawa popularitas liga di atas semua liga di dunia.

Cristiano Ronaldo

“4 tahun lalu, sempat ada kekhawatiran dari diri saya pribadi jika saja dia (Ronaldo) pergi, maka liga akan kehilangan popularitas. Akan tetapi, dengan berjalannya waktu, kita telah bekerja keras untuk dapat membawa dan mempertahankan popularitas La Liga di atas nama semua pemain bintang dari klub manapun. Semuanya memang memiliki hak untuk datang dan pergi, akan tetapi saya juga mempunyai hak untuk berangan-angan agar liga ini akan terus dipadati oleh pemain ataupun pelatih hebat, seperti contohnya (Josep) Guardiola dan (Jose (Mourinho),” ungkap Tebas.

Terkait dengan pandangan dari Bartomeu, Tebas justru mengatakan sebaliknya. Menurutnya, sebuah liga yang bagus itu adalah yang dapat mendatangkan income baik bagi setiap klub yang berlaga atau untuk pengelola liganya sendiri. Tidak menjadi satu hal yang penting apakah liga tersebut memiliki pemain berkelas ataupun tidak.

“Jika kita mengikuti strategi yang dijalankan Liga Premier Inggris, mereka belum memiliki penerima Ballon d’Or sejak Michael Owen. Mereka juga tidak memiliki banyak pemain yang ideal untuk dapat masuk dalam jajaran Best 11 of FitPro. Akan tetapi mereka mampu menunjukkan diri sebagai salah satu liga paling populer serta tentu saja sebagai liga dengan pemasukan tertinggi di dunia,” lanjut Tebas.

“Dikarenakan itu, jika melihat mereka, maka dapat disimpulkan bahwa pengelola dari Liga Premier Inggris tidak membutuhkan para pemain hebat untuk menjadi liga terbaik di dunia karena mereka berhasil mengelolanya dengan sangat baik. Itu yang ingin saya bawa dan kembangkan di La Liga.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *